Adapun langkah-langkah atau tahapan
penyetaraannya adalah sebagai berikut:
Membagi reaksi menjadi 2 bagian setengah
reaksi, kumpulkan spesi-spesi yang memiliki kesamaan atom (kecuali O dan H
tidak perlu untuk diperhatikan). Diperbolehkan menambahkan zat yang sama pada
dua bagian setengah reaksi jika diperlukan;
Menyetarakan jumlah atom selain atom O dan H;
Menyetarakan jumlah atom O dengan menambahkan
OH– untuk sisi yang kekurangan O dalam suasana apapun, dan menyetarakan jumlah
atom H dengan menambahkan H+ untuk sisi yang kekurangan H;
Menyetarakan jumlah muatan dengan menambahkan
e–;
Bila perlu mengalikan setiap setengah reaksi
dengan bilangan bulat agar elektron yang dilepas sama dengan yang diterima.
Ingat reaksi redoks kan reaksi serah terima elektron.
Menjumlahkan kedua setengah reaksi, dan
menuliskan sisa selisih jika dijumpai spesi sama yang ada di ruas kiri dan ruas
kanan;
Menambahkan H+ atau OH– (sesuai dengan suasana
yang diminta) pada ruas kiri dan kanan jika diperlukan;
Jika pada satu ruas terdapat ion H+ dan juga
OH– maka perlu mengonversinya jadi molekul H2O;
Memastikan jumlah atom dan muatan sudah
setara.
Contoh 1. Setarakan reaksi berikut:
Na2Cr2O7 + SnI2 + HI → CrI3
+ SnI4 + NaI + H2O
Pisahkan reaksi menjadi 2 setengah reaksi,
pastikan senyawa yang berpasangan itu memiliki kesamaan atom (kecuali O dan H)
Na2Cr2O7 + HI
→ CrI3 + NaI + H2O
SnI2 → SnI4 …. (bagian ini pasti akan
bermasalah karena jumlah I tidak akan pernah sama kalau kondisinya begitu. Oleh
karena itu boleh “diakali” dengan menambahkan HI juga pada ruas kiri. Mengapa dipilih HI ,
karena ini yang paling mungkin). Sehingga penulisannya menjadi seperti di bawah
ini.
Na2Cr2O7 + HI
→ CrI3 + NaI + H2O
SnI2 + HI → SnI4
Setarakan jumlah atom (selain O dan H) yang
ada di ruas kanan dan kiri
Na2Cr2O7 + 8HI
→ 2CrI3 + 2NaI + H2O
SnI2 + 2HI
→ SnI4
Setarakan jumlah atom O dan H yang ada di ruas
kanan dan kiri
Menyetarakan atom O adalah dengan menambahkan
OH– pada ruas yang kekurangan atom O
Menyetarakan atom H adalah dengan menambahkan
H+ pada ruas yang kekurangan atom H
Na2Cr2O7 + 8HI
→ 2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH–
SnI2 + 2HI
→ SnI4 + 2H+
Setarakan muatan ruas kiri dan kanan dengan
menambahkan e– pada ruas yang lebih positif
Na2Cr2O7 + 8HI + 6e– →
2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH–
SnI2 + 2HI
→ SnI4 + 2H+ + 2e–
Samakan jumlah elektron yang dilepas dengan
yang diterima
|x1| Na2Cr2O7 + 8HI + 6e–
→ 2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH–
|x3| SnI2 + 2HI → SnI4
+ 2H+ + 2e–
Na2Cr2O7 + 8HI
+ 6e– → 2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH–
3 SnI2 + 6HI
→ 3 SnI4 + 6H+ + 6e–
Jumlahkan spesi (molekul, ion, elektron) yang
berada pada ruas yang sama dari kedua reaksi, dan tuliskan sisa hasil selisih
untuk spesi yang ada pada kedua ruas
Na2Cr2O7 + 8HI
+ 6e– → 2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH–
3 SnI2 + 6HI
→ 3 SnI4 + 6H+ + 6e–
+
====================================================================
Na2Cr2O7 + 8HI + 6e– + 3SnI2 + 6HI
→ 2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH– +
3SnI4 + 6H+ + 6e–
Tuliskan sisa hasil selisih untuk spesi yang
ada pada kedua ruas
Na2Cr2O7 + 8HI + 6e– + 3 SnI2 + 6HI →
2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH– + 3SnI4 + 6H+ + 6e–
Na2Cr2O7 + 8HI + 3SnI2 + 6HI →
2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH– + 3SnI4 + 6H+
Pada langkah ini tidak diperlukan penambahan
ion H+ atau OH– karena reaksi di atas
termasuk reaksi yang telah lengkap, jadi secara otomatis atom H dan OH akan
sama (biasanya akan begitu, seperti reaksi ini). Penerapannya coba lihat contoh
2.
Jika terdapat spesi H+ dan OH–
dalam satu ruas dapat di konversi menjadi H2O dan spesi yang sama
digabungkan.
Na2Cr2O7 + 8HI + 3SnI2 + 6HI →
2CrI3 + 2NaI + H2O + 6OH– + 3SnI4 + 6H+
Na2Cr2O7 + 14HI + 3SnI2 →
2CrI3 + 2NaI + H2O + 6H2O + 3SnI4
Na2Cr2O7 + 14HI + 3SnI2 →
2CrI3 + 2NaI + 7H2O + 3SnI4
Jadi hasil penyetaraannya adalah:
Na2Cr2O7 + 14HI + 3SnI2 →
2CrI3 + 2NaI + 7H2O + 3SnI4
Contoh 2. Setarakan reaksi berikut :
Bi2O3 +
ClO–→ BiO3– + Cl–
Pemecahan menjadi setengah reaksi:
Bi2O3 → BiO3–
ClO– → Cl–
Menyamakan jumlah atom selain O dan H:
Bi2O3 → 2BiO3–
ClO– → Cl–
Menyamakan jumlah atom O dengan menambahkan
OH– dan menyamakan H dengan menambahkan H+
serta muatan:
Reaksi Oksidasi: Bi2O3 + 3OH– → 2BiO3– + 3H+
Reaksi Reduksi: ClO– + H+ → Cl–+ OH–
Menyamakan jumlah muatan dengan menambahkan e–
dan menyamakan elektron yang dilepas dan yang diterima dengan mengalikan ruas
dengan bilangan bulat yang sesuai:
|x1| Bi2O3 + 3OH– → 2BiO3– + 3H+ + 4e–
|x2| ClO– + H+ + 2e– → Cl–+ OH–
Menjumlahkan semua spesi yang ada di setiap
ruas dengan membandingkan ruas kiri dan kanan:
Bi2O3 +
3OH– → 2BiO3– + 3H+ + 4e–
2ClO– + 2H+ + 4e– → 2Cl–+ 2OH–
+
========================================================
Bi2O3 +
3OH– + 2ClO– + 2H+ + 4e– → 2BiO3– + 3H+
+ 2Cl– + 2OH– + 4e–
Hilangkan setiap ruas jika dijumpai spesi yang
sama, biasanya berupa e– dan ion H+ atau ion OH– :
Bi2O3 + 3OH– + 2ClO– + 2H+ + 4e– → 2BiO3– +
3H+ + 2Cl– + 2OH– + 4e–
Bi2O3 +
OH– + 2ClO– →
2BiO3– + H+ + 2Cl–
Reaksi dalam suasana asam atau basa?
Asam….Jika reaksi berlangsung dalam suasan
ASAM maka perlu menambahkan sejumlah H+ pada kedua ruas untuk menetralkan OH– :
Bi2O3 +
OH– + 2ClO– + H+ → 2BiO3– + H+ + 2Cl–+
H+
Bi2O3 +
2ClO– + H2O → 2BiO3–
+ 2Cl– + 2H+
Basa…. Jika reaksi berlangsung dalam suasan
BASA maka perlu menambahkan sejumlah OH– pada kedua ruas untuk menetralkan H+ :
Bi2O3 +
OH– + 2ClO– + OH– → 2BiO3– + H+ + 2Cl– +
OH–
Bi2O3 +
2ClO– + 2OH– → 2BiO3–
+ 2Cl– + H2O
No comments:
Post a Comment